Pertolongan Pertama

RICE atau PEACE & LOVE? Panduan 48 Jam Setelah Cedera

Protokol pertolongan pertama cedera jaringan lunak sudah diperbarui. Ini versi ringkas yang bisa ditempel di dinding ruang ganti klubmu.

4 menit baca Semua Cabang

Selama puluhan tahun RICE menjadi standar: Rest, Ice, Compression, Elevation. Sejak 2019–2020, konsensus ilmiah bergeser karena es berlebihan dan obat antiradang dapat mengganggu proses peradangan yang justru dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki jaringan.

Versi singkat yang bisa dipraktikkan

  • Hentikan aktivitas, lindungi area cedera (Protection).
  • Tinggikan area cedera di atas jantung saat beristirahat (Elevation).
  • Hindari obat antiradang dan alkohol pada 48 jam pertama (Avoid).
  • Balut dengan kompresi ringan, bukan kencang (Compression).
  • Pahami tanda bahaya dan rujuk bila perlu (Education).
  • Setelah 48–72 jam: mulai beban ringan (Load), tetap optimis (Optimism), latihan aerobik ringan (Vascularisation), dan latihan terarah (Exercise).
Es masih boleh, tapi bukan terus-menerusEs berguna untuk meredakan nyeri dan bisa dipakai 10–15 menit dengan lapisan kain, beberapa kali sehari. Yang dihindari adalah pendinginan terus-menerus berjam-jam atau merendam es tanpa henti.

Yang sebaiknya JANGAN dilakukan

  • Memijat atau mengurut keras area yang baru cedera (memperparah perdarahan).
  • Mengoleskan minyak panas/minyak gosok pada cedera akut.
  • Memaksa bermain setelah nyeri mereda beberapa menit.
  • Mengabaikan tanda patah tulang: nyeri tekan tepat di tulang, deformitas, tidak bisa menopang berat.
Bawa ke fasilitas kesehatan bila
  • Deformitas atau posisi anggota badan berubah
  • Nyeri hebat dan terus meningkat
  • Tidak bisa menggerakkan atau menopang berat sama sekali
  • Kesemutan, kebas, atau kulit pucat di bawah area cedera
  • Cedera kepala, leher, atau punggung
Ingat Materi ini bersifat edukasi umum. Bila cedera disertai nyeri hebat, bengkak cepat membesar, atau kemampuan gerak hilang, segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat.